Beranda Berita Bupati Nina Agustina berharap program insentif fiskal dapat menurunkan kemiskinan ekstrem di...

Bupati Nina Agustina berharap program insentif fiskal dapat menurunkan kemiskinan ekstrem di Indramayu

50
0

Bupati Indramayu Nina Agustina kembali meraih Piagam Penghargaan di berbagai sektor sebagai wujud upaya kinerja melaksanakan program pembangunan.

Salah satunya Penghargaan Kinerja Insentif Fiskal dalam kategori “Upaya Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem” Tahun Anggaran 2023 yang diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (09/11/2023).

Penyerahan penghargaan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 350 Tahun 2023 Tentang Rincian Alokasi Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan. Terdapat 7 provinsi terbaik serta ada 18 Kabupaten/ Kota terbaik yang masing-masing akan memperoleh insentif fiskal kesejahteraan sosial sebesar antara 5 – 6,9 Miliar.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengatakan penerimaan piagam penghargaan tersebut dinilai berdasarkan kinerja daerah, kepatuhan dalam verifikasi data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

“Penerimaan penghargaan ini dinilai berdasar dari kinerja daerah, kepatuhan dalam verifikasi data P3KE dan pelaporan pelaksanaan upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, alokasi dan realisasi APBD bersifat langsung maupun penunjang,” ujarnya.

Kemudian, dalam sambutan Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin selaku Ketua Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) menyampaikan Berbagai langkah konkret untuk mencapai target penghapusan kemiskinan ekstrem sudah dilaksanakan.

“Diantaranya penajaman penerima manfaat melalui pengembangan datan P3KE, selain itu juga telah dilakukan konvergensi program dan anggaran dalam rangka penghapusan kemiskinan ekstrem antara lain melalui penyesuaian APBN, APBD dan APBDes,” katanya.

Wakil Presiden RI tersebut juga mengungkapkan catatan dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait kemiskinan ekstrem pada Maret 2023 turun signifikan.

“Hasilnya pun mulai terlihat, BPS mencatat kemiskinan ekstrem pada bulan Maret 2023 sudah turun signifikan menjadi 1,12 persen, selanjutnya pekerjaan rumah kita adalah menjaga trend penurunan ini hingga target dapat tercapai,” ungkapnya.

Dengan pencapaian tersebut, K.H. Ma’ruf Amin mengapresiasi kepada Kepala Daerah yang berhasil mendapatkan piagam penghargaan.

“Apresiasi juga saya sampaikan kepada seluruh Kepala Daerah yang telah berkinerja baik hingga berhasil mendapatkan insentif fiskal ini, kiranya insentif fiskal ini dapat mendorong kinerja lebih baik lagi, serta menjangkau kelompok keluarga miskin lebih banyak melalui program di daerah,” katanya.

Bupati Indramayu Nina Agustina bersyukur atas penerimaan yang diberikan oleh Wakil Presiden RI tersebut. Dirinya mengatakan penerimaan penghargaan tersebut dapat memotivasi kinerja Pemerintah Kabupaten Indramayu.

“Alhamdulillaah kita mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Pusat melalui Wakil Presiden berupa insentif fiskal yang pastinya akan memotivasi kinerja Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menurunkan Kemiskinan Ekstrem ” katanya.

Bupati Nina menambahkan, dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem, Pemkab Indramayu telah membuat dan melaksanakan banyak program dan kegiatan yang dilakukan dengan kolaborasi berbagai sektor.

“Dengan melibatkan 17 Perangkat Daerah terkait dan seluruh kecamatan serta dukungan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi semuanya ditujukan dalam rangka menurunkan kemiskinan ekstrem,” tandasnya.

Selain itu, Bupati Nina juga berharap semoga insentif fiskal ini dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam menurunkan kemiskinan ekstrem di Indramayu.

“Namun upaya ini juga harus disertai dengan kebenaran data kemiskinan dari masyarakat, karena basis data kemiskinan juga harus tepat,” harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here