Beranda Berita Wali Kota Surabaya Pimpin Operasi Penegakan Protokol Kesehatan

Wali Kota Surabaya Pimpin Operasi Penegakan Protokol Kesehatan

333
0

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memimpin operasi penegakan protokol kesehatan dan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19 di Taman Apsari Kota Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, Risma mengelilingi Taman Apsari dari sisi timur menuju selatan lalu ke sisi barat. Pada sisi Barat, Risma meminta aparat pemerintah kota untuk menutup semua jalan keluar di taman supaya pemeriksaan menggunakan alat test diagnostik cepat untuk mendeteksi penularan virus bisa dilakukan kepada orang yang berada di lokasi tersebut.

“Ayo Satpol dan Linmas ditutup. Jangan boleh ada yang keluar. Ayo rapid (test) dulu,” kata Risma

Operasi tersebut mengagetkan para warga yang berada di taman, sehingga beberapa berusaha meninggalkan taman namun gagal karena jalan keluar sudah ditutup dan dijaga oleh petugas. Tak lama setelah petugas menutup jalan ke luar dari taman, Nampak petugas yang menggunakan hazmat dan petugas yang membawa kursi serta meja untuk melakukan rapid test.

Warga yang hadir pun diminta untuk duduk di kursi yang telah di atur jaraknya untuk menunggu giliran menjalani Covid-19. Awalnya, Risma mengatakan bahwa terget yang menjadi sasaran operasi bukan Taman Apsari, namun, karena melihat banyak anak muda yang berkumpul di taman itu, operasi dialihkan untuk memeriksa di lokasi tersebut.

“Sebetulnya sasaranku bukan di sini, tapi setelah saya berputar tadi, ternyata banyak sekali di sini. Akhirnya kita lakukan di sini,” katanya.

Ia mengatakan bahwa jika setelah di lakukan rapid test lalu ada yang terinfeksi Covid-19, maka pemeriksaan lanjutan akan dilakukan. Seorang warga Wonocolo yang sedang berada di lokasi tersebut pun mengaku kaget melihat kedatangan Wali Kota Surabaya yang datang untuk melakukan test.

“Akhirnya ya pasrah aja ikut test. Sebenarnya ini bagus sih untuk memutus penyebaran Covid-19. Saya sih mendukung karena ini memang demi kebaiikan,” katanya.

Dalam pemeriksaaan tersebut, setidaknya ada delapan orang yang menunjukkan indikasi tertular virus Covid-19. Selanjutnya, kedelapan orang tersebut menjalani pemeriksaan sampel usap hidung dan tenggorokan untuk memastikan apakah mereka benar terserang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here