Beranda Berita DPR Apresiasi Langkah Ganjar Tangani Pencemaran Sungai Bengawan Solo

DPR Apresiasi Langkah Ganjar Tangani Pencemaran Sungai Bengawan Solo

304
0

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam menangani kasus pencemaran aliran Sungai Bengawan Solo.

Sejumlah anggota Komisi III DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Semarang, pun menyebut bahwa langkah yang dilakukan Ganjar sudah tepat karena selain dapat mengendalikan pencemaran lingkungan, juga dapat membuat perekonomian tetap berjalan.

Anggota DPR RI PDIP, Arteria Dahlan menilai langkah yang dilakukan Ganjar patut diapresiasi dan dijadikan contoh oleh pemerintah daerah lainnya.

“Kami apresiasi luar biasa kepada Gubernur Jateng dalam upayanya menangani pencemaran lingkungan di Sungai Bengawan Solo. Penegakan hukum sudah hadir, dengan mengedepankan kearifan lokal dan humanis,” katanya.

Cara Ganjar tersebut patut ditiru oleh pemerintah daerah lain karena tidak langsung menindak pelanggaran secara hukum tetapi mengumpulkan, melkaukan sosialisasi, pemetaan mendalam dan mengkaji hingga rencananya patut diapresiasi.

Langkah Ganjar memberikan tenggat waktu setahun bagi perusahaan pembuang limbah jug asangat tepat. Dihadapan sejumlah legislator pun Ganjar menyebutkan berbagai persoalan pencemaran lingkungan khususnya di aliran Sungai Bengawan Solo.
Dirinya bahkan sudah memiliki peta secara detail perusahaan mana saja yang mencemari sungai.

“Di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo itu ada banyak perusahaan besar, industri kecil, peternakan babi, hotel, rumah sakit, dan beberapa tempat lain yang menjadi penyebab pencemaran. Kami sudah menerjunkan tim khusus untuk menangani persoalan ini, tiap hari saya minta laporannya,” kata Ganjar.

Ganjar juga sudah memanggil secara khusus perusahaan-perusahaan, industri kecil dan peternakan yang terindikasi melakukan pencemaran lingkungan di aliran Sungai Bengawan Solo serta diminta berkomitmen melakukan perbaikan pengelolaan limbahnya dalam waktu setahun, dan akan berakhir pada Desember tahun ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here