Beranda Berita Jokowi Ubah 15 Hotel Jadi Tempat Karantina Berkapasitas 3.000 Orang

Jokowi Ubah 15 Hotel Jadi Tempat Karantina Berkapasitas 3.000 Orang

282
0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pasien Covid-19 dengan gejala ringan tidak melakukan isolasi mandiri di rumah, dikarenakan pemerintah telah bekerjasama dengan beberapa hotel untuk dijadikan tempat karantina untuk pasien tanpa gejala (OTG).

“Pemerintah juga menyiapkan pusat-pusat karantina dengan gejala ringan agar tidak melakukan isolasi mandiri, ini juga penting, yang berpotensi menularkan kepada keluarga,” ujarnya.

Jokowi mengatakan setidaknya ada 15 hotel bintang 1 hingga 3 yang telah disiapkan sebagai tempat karantina yang kapasitasnya mencapai 3.000 orang.

“Kita telah bekerja sama dengan hotel bintang 1 dan 2 untuk menjadi fasilitas karantina. Ini tolong disampaikan ada 15 hotel bintang 2 dan 3 di Jakarta dengan kapasitas 3.000, kita telah bekerja sama dengan grup-grup hotel yang ada,” tambahnya.

Jokowi juga menjelaskan pemerintah terus menambah tempat isolasi pasien Corona tanpa gejala dan bergejala ringan. Menurutnya Wisma Atlet juga masih memiliki kapasitas yang cukup banyak untuk menampung pasien Covid.

“Kita lihat di RS darurat Wisma Atlet masih kosong bisa menampung 2.581, masih punya ruang untuk gejala ringan. 858 di tower 6 dan 1.723 di tower 7. Kemudian flat isolasi mandiri di Wisma Atlet Kemayoran masih tersedia kapasitas 4.863 di tower 4 dan tower 5. Saya kira ini yang perlu terus disampaikan, ada juga di balai pelatihan kesehatan di Ciloto juga 653 orang yang bisa ditampung di situ dan beberapa di balkes ada di Batam, Semarang, Makassar terus disiapkan,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here