Beranda Berita Terkait Dugaan Pelecehan Kadernya, PDI Perjuangan Belum Berniat Ambil Langkah Hukum

Terkait Dugaan Pelecehan Kadernya, PDI Perjuangan Belum Berniat Ambil Langkah Hukum

332
0

DPP PDI Perjuangan akhirnya membuka suara terkait pelecehan yang dilontarkan kepada rival dari calon wakil wali kota Depok Afifah dengan kata-kata ‘sekamar aja’.

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa partainya belum ingin membawa hal tersebut ke ranah hukum.

“Kita tidak sedikit-sedikit kemudian menggugat ke masalah hukum, itu dikit-dikit merasa dilecehkan gugat ke hukum. Itu kita lihat hal-hal yang mana yang sifatnya fundamental,” katanya.

“Kalau pembakaran bendera partai, itu bersifat fundamental, karena menyangkut logo partai, simbol partai, ya kami kemudian bergerak,” lanjut Hasto.

Selanjutnya, Hasto meminta Afifah untuk bertabayun dan fokus memperjuangkan diri pada Pilkada Depok. Hasto juga meminta pihak lain untuk tidak ‘menggoreng’ pemberitaan terkait hal tersebut.

“Jadi nggak usahlah menggoreng isu. Kita keluarkan hal yang positif dan komitmen dari PDIP perjuangan, termasuk yang terjadi di Kota Depok, di situ yang penting dalam klarifikasi aja, kata-kata sekamar itu diklarifikasi ya, yang penting tabayun,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Pilkada Depok diramaikan oleh dugaan pelecehan seksual yang dilakukan cawawalkot dari PKS Imam Budi Hartono terhadap cawawalkot dari PDIP Afifah Alia. Imam disebut melontarkan kalimat `sekamar sama saya saja` kepada Afifah saat menjalani pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah di Bandung.

Terkait hal tersebut, imam sudah mengklarifikasikannya. Menurutnya, saat itu dia dan Afifah duduk agak berjarak dan mungkin saja Afifah mungkin tidak mendengar kalimat yang dia ucapkan sepenuhnya.

“Itu untuk mencairkan suasana agar menghilangkan kekakuan komunikasi sesama paslon, dan yang saya maksud Afifa itu panggilan cucu saya, bukan beliau,” kata Imam Budi Hartono.

“Karena jarak duduk kita berempat berjarak, mungkin nggak kedengar lanjutan ucapan kalimat saya yang menyebut nama cucu, Afifa itu artinya kesederhanaan,” ujar Imam.

Lebih lanjut, Afifah merasa ajakan tersebut merupakan suatu tindak pelecehan dan meminta agar politikus PKS itu meminta maaf.

“Yang saya inginkan adalah permintaan maaf, dan janji untuk tidak mengulangi pelecehan seperti ini kepada saya maupun perempuan lainnya di Kota Depok,” kata Afifah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here