Beranda Berita Puan Maharani Sebut Parlemen Harus Terus Berinovasi

Puan Maharani Sebut Parlemen Harus Terus Berinovasi

389
0

Ketua DPR RI Puan Maharani menyebutkan parlemen harusnya lebih berinovasi lagi untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemic Covid-19. Hal tersebut disampaikan Puan saat berpidato di acara Inter-Parliamentary Union 5th World Conference of Speakers of Parliament yang berlangsung secara virtual.

“Di tengah kekhawatiran rakyat dan beban ekonomi yang bertambah, parlemen harus menunjukkan bahwa kita tidak berhenti sejenak pun serta terus bekerja untuk rakyat. Anggota parlemen harus makin cepat menghasilkan Undang-Undang yang dapat membantu mengatasi dampak pandemi Covid-19, juga harus tetap dapat menangkap aspirasi rakyat,” kata Puan.

Ia pun menambahkan saat seperti ini msyarakat ingin merasa dekat dengan parlemen agar aspirasinya didengarkan.

“Justru di saat seperti inilah mereka ingin merasa lebih dekat dengan parlemen untuk menyampaikan aspirasinya. Karena itu, diperlukan terobosan-terobosan dalam cara kerja parlemen di tengah pandemi Covid-19,” tutur Puan.

Hadir dalam sesi ketiga, Puan didampingi oleh Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Charles Honoris yang menyebutkan parlemen harus buat terobosan agar bisa memberikan dampak positif yang membuat masyarakat memandang parlemen sebagai institusi yang tetap relevan di kehidupan.

Terobosan tersebut bisa mendengar aspirasi masyarakat serta bantu atasi persoalan yang dirasakan masyarakat akibat wabah Covid-19.

“Di Indonesia, anggota parlemen sudah menggunakan cara-cara baru di dalam kenormalan baru untuk memastikan tugas DPR dapat terus berjalan dengan lancar dan produktif. Termasuk menggunakan kombinasi metode virtual dan tatap muka dalam pelaksanaan rapat,” kata Puan.

Puan juga mengatakan bahwa telah mengembangkan sistem informasi legislasi di website agar mudah diakses oleh siapa pun.

“Kami juga telah mengembangkan Sistem Informasi Legislasi di website DPR yang dapat dengan mudah digunakan oleh siapa pun yang mengaksesnya. DPR juga hadir di media sosial dalam bentuk saluran layanan pengaduan mobile dan online agar rakyat dapat lebih mudah menyampaikan aspirasinya,” ucap Puan.

Kendati demikian, Puan menyebutkan DPR akan terus melakukan inovasi dan terobosan agar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Badan Legislasi DPR juga telah menggunakan mekanisme partisipasi publik online dalam pembahasan RUU yang menjadi usulan DPR. Para pakar, akademisi, ‘think-tank’, dan organisasi masyarakat bisa mengambil bagian dalam proses ini, kami di Indonesia yakin masih banyak lagi cara baru yang dapat diterapkan untuk menjembatani kesenjangan antara parlemen dan masyarakat” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here