Beranda Berita Diskusi dengan Muslimat NU, Said Abdullah Komitmen Berdayakan Perempuan

Diskusi dengan Muslimat NU, Said Abdullah Komitmen Berdayakan Perempuan

288
0

Legislator pusat yang juga sebagai anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan, MH Said Abdullah menggelar acara serap aspirasi dengan PC dan PAC Muslimat NU Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Pemberdayaan perempuan tersebut dimaksudkan Said karena di Madura sendiri masih sangat kental budaya patriarki dan menurutnya potensi perempuan Madura dinilai luar biasa.

“Karena itu saya melihat sudah waktunya memberdayakan para perempuan kita. Salah satu pintu yang akan saya lakukan di setiap kabupaten di Madura melalui Muslimat NU. Pertama kali bersama kawan-kawan Muslimat NU Sumenep. Karena roadshow saya dimulai dari Sumenep,” kata tokoh lintas batas ini

Kecerdasan perempuan dinilai sangat penting dalam menumbuhkan nilai moderat dan toleran dalam lingkungan keluarga.

“Kecerdasan perempuan, terutama ibu-ibu Muslimat NU bisa membentengi keluarganya dari ancaman radikalisme. Jangan sampai terprovokasi. Mari jaga generasi dari intoleransi. Sehingga mulai sejak dini bisa menghormati kebhinekaan dan keberagaman,” ungkapnya.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Ketua Muslimat NU Nyai Hj Dewi Khalifah, Nyai hj Aqidah Usymuni, serta sejumlah nyai ternama di Kota Keris.

“Muslimat sebagai bagian dari NU, selalu ada di garda terdepan dalam mempertahankan dan memegang teguh ajaran Aswaja dan Pancasila dari cabang hingga ranting,” terang Nyai Hj Dewi Khalifah.

Dalam kesempatan tersebut, Nyai juga mengajak para pihak untuk bersama-sama membentengi generasi penerus bagsa dari efek buruk era digital.

“Digitalisasi membuat anak cucu kita berlama-lama berselancar di dunia maya. Buktinya, dari bangun hingga tidur lagi anak cucu kita pegang gawai. Inilah tantangan kita ke depan, sehingga harus ada yang membimbing anak cucu kita,” tegasnya.

Ia juga berpesan untuk membangun spirit moderasi, menurutnya sikap tersebut harus diinternalisasi ke setiap warga NU yang pada saat ini merupakan tahun politik dan dirinya meminta agar semua tidak terpecah belah serta kompak.

“Jangan sampai karena politik tidak kompak. Tujuan kita untuk membesarkan Muslimat NU Sumenep,” tegasnya.

MH Said menambahkan bahwa Muslimat NU merupakan penjaga generasi muda NU sehingga harus saling menjaga.

“Anak cucu harus dijaga. Artinya harus berpendidikan,” ujar Ketua Banggar DPR RI tersebut.

Said pun meminta pemerintah daerah memastikan anak didik dipikirkan secara baik. Sebut saja kata Said soal seragam. Pemerintah bisa memberikan subsisi Rp 300 ribu.

“Misal setiap orang tua dikasih Rp 300 ribu untuk seragam. Saya berharap orang tua sendiri yang jahit. Sehingga tukang jahit di desa bisa kerja. Kan ada perputaran ekonomi. Ini cara melayani masyarakat. Karena membahagiakan rakyat itu bagian dari ibadah,” kata Said

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here