Beranda Berita Puan Maharani: Idul Adha Ciptakan Solidaritas Atasi Pandemi

Puan Maharani: Idul Adha Ciptakan Solidaritas Atasi Pandemi

333
0

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengatakan perayaan Idul Adha dapat dimaknai sebagai bentuk kerelaan untuk berbagi dan peduli kepada sesama, menciptakan solidaritas sosial serta memupuk gotong-royong untuk mengatasi pandemic Covid-19.

Kerelaaan berkorban serta keikhlasan masih terus dibutuhkan untuk bahu-membahu mengatasi Covid-19 yang kian meluas.

“Kita telah melihat pengorbanan para tenaga medis yang rela mengorbankan segalanya di garda terdepan melawan virus Corona. Kita juga melihat para warga yang tidak mudik, termasuk di hari raya Idul Adha kali ini, rela mengorbankan silaturahim fisik dengan kerabatnya demi pencegahan penularan Covid-19,” kata Puan.

Dengan bekerja keras serta gotong royong seluruh komponen bangsa disertai hati yang ikhlas, Negara Indonesia dinilai bisa melewati masa sulit akibat pandemic Covid-19 ini.

Puan pun menyatakan keprihatinan karena akibat wabah Covid-19 ini, para umat muslim diseluruh dunia tidak bisa menunaikan ibadah Haji.

“Saya ikut merasakan kesedihan saudara-saudara kita yang tidak bisa berangkat haji tahun ini. Namun kita tidak boleh mengabaikan kesehatan dan keselamatan, kita belajar keikhlasan dan kepasrahan Nabi Ibrahim ketika menerima kehendak Allah SWT,” ujarnya.

Moment Idul Adha juga dimanfaatkan puan untuk mengajak masyarakat untuk saling berbagi ke saudara yang lebih membutuhkan.

Selain Puan, Ketua KPK, Firli Bahuri, mengatakan, peringatan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah seyogyanya menjadi momentum untuk “menyembelih” tabiat tamak. “Ibadah kurban seyogyanya menjadi momentum bagi kita untuk “menyembelih” tabiat tamak, sifat binatang yang sejatinya ada namun terpendam dalam diri setiap manusia,” ucap dia.

Jika dikaitkan permasalahan besar bangsa, yaitu laten korupsi serta perilaku koruptif yang berurat akar di negeri ini maka dengan mengamalkan esensi dari tauladan kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail serta semangat Idul Adha (kurban) ditambah tiga strategi pemberantasan korupsi KPK diharapkan menjadi solusiterbaik agar Indonesia cepat terlepas dari bahaya laten korupsi.

Disamping itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan hewan kurban berupa sapi peranakan ongole berbobot 1,08 ton kepada panitia di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis, untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah. Penyerahan hewan kurban secara simbolis dilakukan oleh Menteri Agama Fachrul Razi yang mewakili Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’r uf Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here