Beranda Berita PDIP Salurkan Bantuan Kebun Bibit Rakyat ke Kelompok Tani di NTT

PDIP Salurkan Bantuan Kebun Bibit Rakyat ke Kelompok Tani di NTT

380
0

Anggota komisi IV DPR RI Fraksi PDIP Yohanis Fransiskus Lema menggandeng kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) menyalurkan bantuan berupa Kebun Bibit rakyat kepada 9 kelompok Tani Hutan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar 50 juta bagi tiap kelompok dan di tahap pertama pencairan sebesar Rp 20 juta.

Bantuan itu diberikan oleh Direktorat Jenderal Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan Sosial KLHK kepada kelompok tani hutan sesuai usulan dari anggota DPR RI.

Uang tersebut nantinya akan ditransfer secara langsung oleh KLHK ke rekening masing-masing kelompok penerima dalam sistem bertahap. Selanjutnya, bantuan tersebut digunakan masing-masing untuk mengembangkan usaha pertanian.

“Pencairan bantuan Kebun Bibit Rakyat tahap pertama sebesar Rp. 20 juta telah masuk ke rekening masing-masing kelompok minggu lalu. Pencairan tahap berikut akan dilakukan setelah ada evaluasi kinerja. Penerima saat ini telah menggunakan uang untuk mengadakan bibit dan membantu pembiayaan operasional selama pembibitan di lokasi-lokasi sementara. Setelah bibit-bibit itu siap ditanam, maka akan dipindahkan ke lahan milik sendiri ataupun lokasi-lokasi yang telah ditentukan,” ujarnya.

Agar bantuan tidak digunakan untuk hal lain, Ansy telah menegaskan agar dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya yakni rehabilitasi hutan atau pun lahan kritis serta penghijauan.

“Bantuan berasal dari uang rakyat yang langsung ditransfer ke rekening kelompok. Saya tegaskan tidak boleh ada pihak-pihak yang melakukan pungutan dan meminta uang jasa administrasi. Saya berharap bantuan dapat digunakan kelompok KBR sesuai peruntukkannya,” tegas Ansy.

Bantuan tersebut guna berguna untuk menghijaukan kembali Daerah Aliran Sungai (DAS). Adapun pembiayaan tersebut disinyalir berasal dari dana pemerintah.

Dengan adanya bantuan tersebut, dharapkan kelompok penerima KBR dapat menyediakan bibit tanaman kayu-kayuan atau tanaman serbaguna dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melestarikan lingkungan, dan bisa juga mendukung pemulihan fungsi dan daya dukung DAS.

“Kebun Bibit Rakyat dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok masyarakat. Jadi skemanya adalah program rehabilitasi hutan dan lahan kritis-non produktif, DAS, ataupun fasilitas umum dengan skema pemberdayaan masyarakat. Jadi tidak hanya berdampak ekonomis (membantu para petani), tetapi terutama memiliki dampak ekologis (untuk kelestarian lingkungan). Kelompok penerima bantuan sudah mengirimkan ke saya foto rekening sebagai bukti bantuan uang tahap pertama sudah masuk ke rekening mereka, juga video aktivitas mereka menjalankan program KBR,” papar Ansy.

9 kelompok penerima adalah sebagai berikut: Kabupaten Kupang 2 Kelompok, Kabupaten TTS 5 Kelompok, dan Kabupaten Belu 2 Kelompok. Saat ini 9 kelompok penerima sudah mengadakan bibit dan melakukan pembibitan di persemaian sementara.

Setiap kelompok diharapkan menghasilkan minimal 20.000 batang bibit. Lokasi persemaian bibit dekat dengan areal yang akan ditanami; berukuran kecil dan sederhana; dikelola pada saat produksi bibit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here