Beranda Berita Bupati Ipuk mengajak warga untuk mengelola rumah pompa

Bupati Ipuk mengajak warga untuk mengelola rumah pompa

67
0

Meski Banyuwangi belum memasuki musim penghujan, namun Pemkab Banyuwangi sudah ancang-ancang antisipasi banjir. Salah satunya membangun dua rumah pompa di Kampung Lebak, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menjelaskan, pompa yang dibangun memiliki kapasitas penyedot air masing-masing 50 liter per detik. Pompa-pompa itu akan dilengkapi dengan pipa isap berdiameter 8 dim. Dengan daya isap sekuat itu, genangan air di Kampung Lebak akibat luapan sungai Kali Lo yang biasanya terjadi saat musim penghujan bisa terkuras dalam waktu kurang dari 3 jam.

“Ini antisipasi kami ketika nanti musim penghujan datang, sehingga masyarakat di sekitar Kampung Lebak tidak kebanjiran seperti tahun lalu,” kata Ipuk, saat meninjau pembangunan rumah pompa, Rabu (1/11)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo menambahkan, dua rumah pompa disiapkan sebagai mitigasi banjir saat musim penghujan. “Jadi untuk antisipasi. Kalau air sudah mulai naik, nantinya pompa langsung kami hidupkan. Sehingga tidak perlu menunggu Kampung Lebak tergenang seperti dulu,” ucap Guntur. Jika sudah beroperasi nanti, rumah pompa akan dioperatori oleh perwakilan warga setempat, sehingga mereka bisa dengan sigap menghidupkan pompa ketika air sungai telah meluap ke perkampungan. “Untuk awal-awal, nantinya dari PU Pengairan dulu yang mengoperatori. Nanti setelah berjalan baru akan kami serahkan ke masyarakat dengan pengawalan dari kami,” sambung Guntur.

PU Pengairan juga telah menyiapkan skenario menutup pintu klep aliran sungai yang menuju ke kampung. Di saat yang bersamaan, pompa dihidupkan untuk menyedot air. “Air yang ada di kampung segera kami buang kembali ke sungai,” tutup Guntur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here