Beranda Berita Risma Tinjau Bencana Longsor Di Natuna Dan Salurkan Bantuan

Risma Tinjau Bencana Longsor Di Natuna Dan Salurkan Bantuan

144
0

Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini meninjau langsung proses evakuasi dan penanganan bencana longsor di Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (10/03/23).

Menteri Risma tiba di Serasan menggunakan helikopter dari Pontianak dan mendarat di lapangan bola kaki Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan sekira pukul 09.10 WIB.

Kedatangan Menteri Risma disambut langsung oleh Bupati Natuna Wan Siswandi, Kapolres Natuna, dan sejumlah Forkopimda dan stakeholder yang berada di lokasi.

Usai tiba, Mensos bersama rombongan langsung meninjau lokasi pengungsian di SMA Negeri 1 Serasan. Kedatangan Mensos pula disambut anak-anak terdampak longsor yang terjadi pada 06 Maret 2023 lalu.

“Yang sabar ya, untuk sementara tetap tinggal di sini dulu ya,” ucap Menteri Risma saat memberikan semangat kepada anak-anak terdampak sambil memberikan bingkisan roti.

Diketahui pula, selain meninjau korban longsor, kedatangan Menteri Risma itu juga turut menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Total bantuan yang disalurkan oleh Menteri Sosial RI senilai Rp 862 juta. Bantuan dikirimkan melalui beberapa tahap.

Tahap pertama mulai dikirim pada 7 Maret 2023 lalu senilai Rp 478.570.000. Bantuan terdiri dari makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk siap saji, bumbu siap saji nasi goreng, kids ware, selimut, kasur, sandang bayi, sandang dewasa, tenda gulung, tenda serbaguna, genset portabel.

“Bantuan dikirim melalui jalur laut Surabaya –Pontianak–Serasan,” kata Mensos Risma.

Kemudian, bantuan kedua dikirim jajaran Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) senilai Rp 140.377.896, terdiri dari kasur, makanan anak, makanan siap saji, selimut, sandang dewasa, tenda gulung, familly kids, kids ware, matras, dan tenda keluarga.

Selain itu, pada 8 Maret 2023 juga dikirimkan bantuan senilai Rp 243.412.000. melalui jalur darat Pontianak-Sintete (Sambas) dan dilanjutkan jalur laut menuju Serasan.

Bantuan terdiri dari makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk siap saji, bumbu siap saji nasi goreng, kids ware, selimut, kasur, sandang bayi, tenda gulung.

“Total alokasi bantuan dari ketiga pengiriman yang telah direncanakan untuk penanganan tanggap darurat bencana Pulau Serasan, Kabupaten Natuna senilai total Rp862.358.896,” jelas Risma.

Mantan Walikota Surabaya itu juga menjelaskan, keberadaan petugas dari PSKBA sekaligus memperkuat personal Taruna Siaga Bencana (TAGANA) setempat. Mereka bersama-sama melakukan assesmen dan menyalurkan bantuan tanggap darurat.

“Pengiriman bantuan menyesuaikan keadaan moda transportasi yang tersedia, mengingat kondisi cuaca yang masih belum membaik,” katanya.

Menurutnya, Kemensos akan terus memastikan masyarakat terpenuhi kebutuhannya. Petugas akan menyiapkan dapur umum, tempat tinggal sementara/shelter (tenda-tenda pengungsian), kebutuhan sandang lainnya serta layanan dukungan psikososial.

Longsor yang terjadi di wilayah Desa Pangkalan, Dusun Genting, Kecamatan Serasan pada 06 Maret lalu telah menelan korban sebanyak puluhan jiwa. Setidaknya sebanyak 1.200 lebih korban terdampak harus terpaksa diungsikan.

Pemerintah Kabupaten Natuna melalui tim tanggap darurat bencana terus berupaya melakukan evakuasi lokasi kejadian, guna mencari keberadaan korban yang masih tertimbun lonsor.

Beberapa unit alat berat juga diterjunkan ke lokasi, baik dari daerah maupun dari provinsi. Bantuan-bantuan terus berdatangan, baik dari masyarakat, berbagai aliansi, komunitas, Pemda, Pemprov hingga Pusat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here