Beranda Berita Mensos Risma Maksimalkan Penyaluran Bansos Lewat Pos Indonesia

Mensos Risma Maksimalkan Penyaluran Bansos Lewat Pos Indonesia

93
0

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya bersama Kementerian BUMN akan memaksimalkan penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui PT Pos Indonesia. Terutama penyaluran bansos program keluarga harapan (PKH) dan Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Menurutnya, hal ini disebabkan karena banyaknya penerima manfaat (PM) yang sulit menjangkau akses perbankan. Serta penerima yang di lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

“Maka sampai berapa hari mereka tidak mengambil, maka itu penyalurannya dilewatkan melalui PT Pos. Jadi kami sudah menyepakati itu, yang semula di bank (Himbara), kalau tidak diambil dalam beberapa waktu, maka penyalurannya akan ke PT Pos,” kata Mensos Risma di kantor Kemensos Jakarta, kemarin, yang ditulis pada Jumat (3/3/2023).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan, pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap bansos PKH selama beberapa tahun terakhir. Hasilnya ditemukan bahwa penerima PKH banyak berasal dari daerah 3T (terpencil, terjauh, dan terluar) dari perkotaan.

“Ini efektif dikelola oleh PT Pos karena jangkauannya bisa door to door, atau rumah ke rumah,” ujar Kartika.

PT Pos Indonesia, kata Kartika, menjangkau pada 250 wilayah di seluruh Indonesia. Sehingga 50% penyaluran bansos akan dialihkan dari rekening ke PT Pos di 140 wilayah di Indonesia.

“Nanti masyarakat yang selama ini sulit berjalan ke cabang, mungkin kurang informasi akan dijadwal PT Pos langsung ke rumah masing-masing, dan data biometrik termasuk fotonya segala akan semakin tepat sasaran,” ungkap Kartika.

Lebih lanjut, Direktur Utama PT Pos Indonesja, Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, penyaluran bansos oleh PT Pos Indonesia dapat dilakukan dengan tiga cara.

Pertama, PM dapat datang ke kantor pos secara berjadwal yakni pada sesi pagi dan sesi sore. Kedua, PT Pos Indonesia datang ke komunitas masyarakat, seperti RT/RW, Kelurahan dan seterusnya.

“Ketika kami akan antarkan langsung ke rumah masing-masing seperti lansia, disabel dan sebagainya. Terutama di daerah terpencil kita serahkan langsung kalau datang ke komunitas, atau kantor pos terlalu jauh,” tuturnya.

Sebagai informasi, pada tahun ini bansos PKH disalurkan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia. Dengan rincian besaran bantuan setiap keluarga adalah sebesar Rp1,2 juta per tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here