Beranda Berita Sofyan Tan Sebut Target Devisa Pariwisata Indonesia di 2023 Sebesar USD 7...

Sofyan Tan Sebut Target Devisa Pariwisata Indonesia di 2023 Sebesar USD 7 Miliar

183
0

Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan mengungkapkan pada tahun 2019, devisa negara pada sektor pariwisata sudah mencapai USD 16,9 miliar. Bahkan berada di posisi ketiga setelah CPO dan batubara. Tetapi karena Covid-19 di tahun 2020, devisa menurun drastis.

“Paling drastis pada tahun 2021, devisa dari sektor pariwisata tinggal USD 0,36 miliar,” katanya dalam acara Festival Budaya Tionghoa yang digelar di Regale Jalan Adam Malik Medan, Kamis (26/1/2023) malam.

Dia menuturkan usai rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Kementerian Pariwisata beberapa waktu lalu, pada tahun 2022, Indonesia membukukan devisa USD 4,6 miliar. Makanya setelah pandemi berlalu negara menargetkan devisa pariwisata mecapai USD 7 miliar.

“Artinya, meraih devisa negara dari sektor pariwisata yang lebih besar. Salah satulah adalah mengoptimalkan semua potensi bangsa Indonesia. Yang diantaranya warga Tionghoa untuk bersama-sama mencapai target devisa negara,” terangnya.

Tentu, sambungnya dia, salah satu langkahnya melalui Festival Budaya Tionghoa. Dan di Medan kekuatannya adalah kuliner. Dengan mengandalkan dua jenis makanan di Medan, yakni enak dan enak sekali.

“Kalau digabungkan dengan MICE, budaya dan adat di Sumut, khususnya Medan, kami punya keyakinan tentunya Tionghoa mempunyai semangat untuk meningkatkan dari sektor pariwisata,” ucap dia.

Tentunya, imbuh Sofyan Tan, Festival Budaya Tionghoa ingin menyampaikan bahwa kemajuan suatu negara, kemajuan peradaban suatu bangsa adalah bagaimana menghargai budaya.

“Karena itu, festival ini, bukan hanya sampai Festival Budaya Tionghoa. Kami dari DPR RI khususnya Komisi X, juga akan dilaksanakan Festival Budaya Batak, Festival Budaya Melayu, bahkan festival lain yang memungkinkan semakin mengentalnya budaya-budaya bangsa untuk menangkal budaya asing,” jelasnya.

Apalagi, lanjutnya, hasil survei mengungkapkan wisatawan yang datang ke Indonesia sebanyak 60% datang karena ingin melihat budaya bangsa Indonesia yang sangat beragam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here