Beranda Berita Presiden Jokowi Tegaskan Ekonomi RI di 2023 Bergantung pada Investasi dan Ekspor

Presiden Jokowi Tegaskan Ekonomi RI di 2023 Bergantung pada Investasi dan Ekspor

197
0

Presiden Jokowi menyebut perekonomian Indonesia tahun depan akan sangat bergantung pada sektor investasi dan ekspor. Jokowi sebelumnya berkali-kali menyebut perekonomian global tahun depan akan gelap.

Konflik geopolitik ditambah pandemi yang masih berlangsung, berimbas pada munculnya berbagai krisis yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Jokowi menuturkan, diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Cipta Kerja juga bertujuan mengantisipasi ketidakpastian global tersebut.

Menurut Jokowi, kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja. Dengan setidaknya 28 negara bakal antre menjadi pasien International Monetary Fund (IMF).

Sebelumnya, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan terbitnya Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja ini bertujuan untuk memberi kepastian hukum dalam investasi.

Ini merupakan dampak dari munculnya keraguan investor selepas UU Cipta Kerja diputus inkonstitusional oleh Mahkamah Konstitusi.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan keputusan MK terkait UU Cipta Kerja tersebut sangat berdampak pada perilaku dunia usaha baik di dalam maupun di luar negeri.

“Mereka (pelaku usaha) hampir seluruhnya masih menunggu keberlanjutan dari UU Cipta Kerja dan Indonesia tahun depan sudah mengatur budget defisit kurang dari 3 persen dan ini mengandalkan investasi. Tahun depan investasi kita ditargetkan Rp 1.200 triliun,” kata Airlangga dalam konferensi pers, Jumat (30/12).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here