Beranda Uncategorized Hasto Kristiyanto: PDI Perjuangan Masih Fokus “Ngurus” Rakyat

Hasto Kristiyanto: PDI Perjuangan Masih Fokus “Ngurus” Rakyat

180
0

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kembali menegaskan, fokus PDI Perjuangan saat ini adalah terus membantu dan mengurusi rakyat yang dihantam berbagai krsisi secara berulang-ulang.

Badai krisis akibat pandemi Covid-19 belum usai, muncul krisis pangan dan energi akibat perang Rusia vs Ukraian dan ketegangan di Selat Taiwan antara Cina versus Taiwan.

Sehubungan dengan itu, PDI Perjuangan – kata Hasto Kristiyanto – tidak terburu-buru meniru langkah partai politik lain membentuk koalisi atau kerja sama politik menjelang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu ditegaskan Hasto Kristiyanto dalam silaturahmi Kebangsaan di Medan, Sabtu 13 Agustus 2022 lalu. Acara itu juga dihadiri Wali Kota Medan yang juga kader PDI Perjuangan dan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution.

“Tidak perlu buru-buru, lebih baik kami bergerak ke bawah membantu rakyat sehingga pencapaian perekonomian nasional kita semakin baik,” kata Hasto Kristiyanto.

Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu, lanjut Hasto Krisityanto, ingin membantu rakyat, mendorong seluruh kepala daerah untuk mencetak kinerja sebaik-baiknya karena situasi perekonomian tidaklah mudah.

“Belum selesai dampak pandemi sudah diikuti ketidakpastian global akibat perang Rusia-Ukraina dan ketidakpastian akibat ketegangan di Laut Tiongkok Selatan dan Selat Taiwan. Ini berdampak pada global superchange yang menciptakan kelangkaan energi dan pangan, dan seterusnya. Ini situasi tidak mudah,” kata Hasto Kristiyanto.

Saat ini tinggal PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang belum membentuk koalisi menjelang Pilpres 2024.

Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB. Sementara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah resmi mendeklarasikan koalisi pada Sabtu 13 Agustus 2022 lalu.

Bila Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan PKS membentuk koalisi tersendiri, maka Pilpres 2024 kemungkinan akan diikuti empat pasang calon presiden dan calon wakil presiden. Sebab PDI Perjuangan bisa mengusung pasangan calon sendiri tanpa berkoalisi dengan partai lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here