Beranda Uncategorized Kasus Covid-19 Meningkat, Mas Hendi Genjot Vaksinasi Booster dan Hentikan PTM

Kasus Covid-19 Meningkat, Mas Hendi Genjot Vaksinasi Booster dan Hentikan PTM

211
0

Kota Semarang – Merespon kembali adanya tren peningkatan penderita Covid-19 di Kota Semarang, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi memutuskan untuk menghentikan sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Kebijakan tersebut akan diterapkan selama dua minggu ke depan, dan direncanakan akan mulai berjalan mulai Senin, 7 Februari 2022.

“Kebijakan yang akan berlaku yaitu PTM mulai hari Senin akan off dulu selama dua minggu. Jadi, untuk sementara, anak didik kita belajar dari rumah kembali dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” tutur Mas Hendi, sapaan akrab Walikota Semarang.

Mas Hendi tidak menampik, langkah yang diambilnya di Kota Semarang tersebut dengan menimbang adanya peningkatan kasus yang cukup cepat. Pihaknya bahkan menyebutkan, setiap hari terus mengamati pergerakan grafik penderita Covid-19 di Kota Semarang dalam kurun waktu dua minggu terakhir, termasuk tren penyebarannya.

Mas Hendi belum dapat memastikan, apakah penambahan kasus tersebut merupakan varian Omicron. Meskipun dari pengamatan yang dilakukan, Mas Hendi menyebutkan bahwa, pola penyebaran Covid-19 di Kota Semarang saat ini serupa dengan varian Omicron.

“Silahkan dilihat langsung di portal Siaga Corona. Panjenengan bisa mengamati sendiri bagaimana grafiknya dalam dua minggu terakhir agak menukik. Sementara, untuk hasil lab, mungkin nanti langsung dari Dinas Kesehatan, namun memang karena penularan cepat, sepertinya Omicron juga tanpa gejala. Jadi, orang tidak tahu kalau terpapar,” ungkapnya.

Mas Hendi, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang menambahkan, terkait kebijakan injak rem, selain pemberhentian sementara PTM, Pemerintah Kota Semarang masih mengamati perkembangan penyebaran Covid-19 lebih lanjut. Maka dari itu, diharapkan kebijakan mengaktifkan kembali PJJ secara penuh sementara waktu bisa cukup efektif untuk menahan laju Covid-19 di Kota Semarang.

“Menggenjot vaksinasi booster juga menjadi upaya untuk menahan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Semarang. Tidak menutup kemungkinan akan kembali melakukan kegiatan vaksinasi massal secara masif untuk booster. Dalam hal ini, mungkin kita akan kembali bersinergi untuk mengupayakan percepatan vaksinasi booster,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here