Beranda Berita Target 1.000 Ton Komoditas Diekspor Langsung ke Jepang

Target 1.000 Ton Komoditas Diekspor Langsung ke Jepang

231
0

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey kembali membuka keran ekspor ragam komoditas pertanian dan perikanan. Ekspor komoditas sama seperti sebelumnya menyasar pasar Jepang menggunakan penerbangan langsung dilayani Maskapai Garuda. Rabu 10 November 2021, komoditas asal Sulut akan diekspor lewat jalur Manado-Narita (Jepang).

Gubernur Sulut, mengatakan, pasar Jepang ini ditargetkan akan berkembang hingga 1.000 ton komoditas terdiri dari ikan tuna, rempah-rempah, dan gula merah. ”Jadi prinsipnya seperti sejak awal komitmen saya jelas, agar nelayan eksportir dan kita semua bergerak. Semua bisa jalan agar roda perekonomian bergerak sehingga semua merasakan dampak untuk kesejahteraan rakyat Sulut” ujarnya.

Ekspor langsung ini sebenarnya sudah diluncurkan sejak 23 September 2020, rutin tiap pekan Pesawat Garuda Indonesia mengangkut komoditas pertanian dan perikanan Sulut sebanyak 10,35 ton. Belakangan karena dampak Pandemi Covid-19, penerbangan sempat terkendala. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut, Tienneke Adam mengatakan, kendala itu terasa saat puncak pandemi gelombang kedua.

Ekspor sempat terhenti, kini kontak perdagangan kembali dibuka di hari pahlawan. Pemprov Sulut bersama pemangku kepentingan terkait pun mengupayakan ekspor ini bisa kembali dibuka. Tienneke mengatakan, tak hanya dari Sulut, komoditas dikumpulkan dari beberapa daerah yakni Jakarta, Gorontalo, Maluku dan Makassar. Sulut menjadi hub, komoditas ekspor terutama tuna dikumpul di Bandara Sam Ratulangi, kemudian diterbangkan ke konsumen di Jepang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here