Beranda Berita Jokowi Ingatkan Risiko Krisis Pangan: Saya Minta Gubernur, Bupati dan Wali Kota...

Jokowi Ingatkan Risiko Krisis Pangan: Saya Minta Gubernur, Bupati dan Wali Kota Hati-hati!

349
0

Pandemi hingga saat ini masih terus menerjang sejumlah negara di dunia salah satunya di Indonesia yang mengakibatkan berbagai sektor terganggu seperti sektor pangan. Jokowi pun menyampaikan pesan khusus kepada Pemerintah Daerah dalam rapat yang diunggah oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden.

“FAO telah memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 bisa menimbulkan krisis pangan, karena itu saya minta para gubernur, bupati, dan wali kota agar betul-betul memperhatikan ketersediaan pangan di wilayah masing-masing,” ujar Presiden Joko Widodo

Dirinya mengingatkan para pemimpin daerah untuk lebih berhati-hati dalam menangani ketersediaan pangan.

“Dalam hal ketersediaan pangan saya minta kepada gubernur, bupati, dan wali kota agar hati-hati, Setiap Pemerintah Daerah perlu mengeluarkan kebijakan yang tepat dalam upaya mengantisipasi potensi krisis pangan.

Kebijakan yang tepat tersebut, menurut Jokowi hanya bisa lahir dari ketersediaan data yang valid.

“Ketersediaan data yang valid sangat penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat. Segera perkuat data informasi pangan. Di pusat sudah ada pusat informasi harga strategis. Di daerah, saya berharap dikembangkan jenis data dan informasi yang penting lainnya,” kata Jokowi.sekali lagi, hati-hati,” imbuhnya.

Keberadaan data yang valid serta akurat tentu akan sangat membantu, terutama ketika potensi krisis pangan yang dikhawatirkan semakin membesar. Dengan begitu, langkah-langkah antisipasi pun bisa segera dilakukan.

“Sinergikan dengan data-data yang ada di daerah, buat neraca pangan yang akurat, agar jika ada persoalan kekurangan pangan bisa cepat diatasi,” ucap Jokowi.

Dengan data yang valid serta akurat tersebut, nantinya juga dapat terlihat jumlah produksi dan konsumsi di setiap daerah, sehingga nantinya akan terlihat potensi krisis yang terjadi di suatu daerah dan wilayah lain yang bisa membantunya.

“Data produksi dan data konsumsi yang akurat sangat penting, karena berdasarkan data tersebut kita akan mengetahui lebih cepat mengenai provinsi yang kekurangan dan provinsi yang kelebihan,” terang Jokowi.

Jokowi menjelaskan, strategi tersebut bukan hanya bisa mengantisipasi potensi krisis pangan yang mungkin terjadi di wilayah Indonesia, tapi juga mampu memperkuat hubungan antar daerah.

“Berdasarkan data tersebut, perdagangan antar daerah bisa didorong dan kerjasama antar daerah bisa diperkuat,” ucap Jokowi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here