Beranda Berita Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Pertama di Aceh

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Pertama di Aceh

286
0

Presiden Joko Widodo diketahui telah meresmikan jalan tol pertama di provinsi Aceh yakni jalan tol ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 4 yang menghubungkan Indrapuri-Blang Bintang.

“Jalan tol Banda Aceh – sigli sepanjang 74 kilometer ini merupakan jalan tol pertama di provinsi Aceh,” kata Presiden Jokowi di gerbang tol Blang Bintang, Aceh.

Diketahui, ruas jalan tol tersebut memiliki panjang 13,5 kilometer dari total panjang 74,1 kilometer dan merupakan bagian dari Jalan Trans Sumatera.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih ke gubernur, bupati seluruh masyarakat di Aceh bahwa pembebasan lahan di provinsi Aceh ini paling cepat, sepanjang yang saya tahu paling cepat, misalnya yang 74 kilometer dari Banda Aceh ke Sigli itu sudah 86 persen,” ungkap Presiden.

Ia juga menyatakan cara pembebasan lahan tersebut pun telah dicontoh oleh provinsi lainnya.

“Cepat sekali sehingga konstruksinya bisa mengikuti dengan cepat. Saya kira kalau cara-cara di Aceh bisa diterapkan di provinsi lain, kecepatan pembangunan jalan tol semuanya bisa segera beroperasi penuh,” tambah Presiden.

Tol tersebut akan memudahkan pengendara untuk lebih cepat sampai ke jalan ke bandara.

“Kalau konektivitas semakin lancar dan terhubung dengan transportasi udara maka yang akan kita lihat ke depan, pergerakan orang, pergerakan barang akan lebih cepat, sehingga biaya lebih efisien,” ungkap Presiden.

Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi juga dinilai saling terhubung antara satu dengan yang lainnya sehigga perekonomian dinilai akan cepat bergerak.

“Kita harapkan dengan infrastruktur baru ini akan menumbuhkan titik-titik ekonomi baru, ada usaha-usaha baru, ada perluasan usaha dari yang sudah ada dan kita harapkan dapat membangkitkan perekonomian Aceh secara luas dan tentu saja ‘goal-nya’ adalah menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” kata Presiden.

Jokowi pun telah berbicara kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah agar jalan tol tersebut dapat disambungkan dengan sentra pertanian, pariwisata dan kawasan industri.

“Sehingga betul-betul bermanfaat bagi masyarakat kita di Aceh dan kita harapkan lagi Aceh bisa menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera. Jangan lupa libatkan usaha mikro, kecil menengah sehingga mereka ikut merasakan pembangunan ekonmi yang kita bangun,” tegas Presiden.

Diketahui secara total tol tersebut terbagi atas enam seksi yakni Seksi 1 membentang sepanjang Padang Tiji Seulimeum dengan jarak 24,3 kilometer, seksi 2 Seulimeum-Jantho sepanjang 7,6 kilometer, seksi 3 Jantho-Indrapuri sepanjang 16 kilometer, seksi 4 yang membentang dari Indrapuri hingga Blang Bintang sepanjang 13,5 kilometer, seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro sepanjang 7,7 kilometer, seksi 6 Kuto Baro-Baitussalam yang merentang sepanjang 5 kilometer.

Pembangunan jalan tol tersebut juga menelan biaya sekira Rp 12,944 triliun. Menurut situs resmi Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas atau KPPIP, skema pendanaan ini menggunakan penugasan BUMN.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here