Beranda Berita Ono Perkenalkan Varietas Padi Unggul Asli Indramayu Ke Kementan

Ono Perkenalkan Varietas Padi Unggul Asli Indramayu Ke Kementan

154
0

Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono menyebut ada varietas padi unggul asli Indramayu yang tahan penyakit, banjir, dan hasil produksinya tinggi.

Varietas ini dikenal dengan nama kebo ciherang atau disingkat Borang.

Ono Surono pada kesempatan bertemu dengan Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Dinas Pertanian Jawa Barat, Dinas Pertanian Indramayu, Paguyuban Penggilingan Beras Indramayu, FKMKP (Forum Komunikasi Mitra Kerja Pengadaan) Sub Divre Indramayu, HKTI Indramayu, Ketua KTNA Indramayu serta Perwakilan Gapoktan dan Poktan di Kabupaten Indramayu, di salah satu Rumah Makan di Widasari, Kabupaten Indramayu, Rabu (15/3).

Ono Surono yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat itu mengungkapkan, pertemuan tersebut sengaja digelar dalam rangka memastikan ketersediaan pangan khususnya beras di Kabupaten Indramayu.

“Di mana terdapat permasalahan penyerapan beras yang tidak bisa diserap oleh pihak Bulog di Indramayu, khususnya padi jenis Kebo yang belum bersertifikat dan ditanam oleh mayoritas petani di Indramayu, terutama pada musim tanam pertama,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Ono, menimbulkan keresahan di kalangan petani dan pedagang beras.

“Ini kenapa belum di tersertifikasi? Karena penemunya itu tidak ada. Varietas ini bukan berasal dari perusahaan tapi benar-benar lahir dari rakyat,” kata Ono Surono

Ono Surono menyampaikan, varietas Borang ini sangat digandrungi petani di Indramayu, terutama pada musim rendeng atau musim tanam pertama.

Dari seluruh wilayah di Indramayu, sebanyak 80 persennya menanam padi varietas Borang. Namun, karena belum adanya sertifikasi, membuat para petani dan pedagang mengaku resah.

Mereka pun mendorong agar Ono Surono yang duduk di kursi DPR RI untuk bisa memperjuangkan varietas unggul tersebut agar mendapat sertifikasi.

“Per hari ini ada keresahan dari petani dan pedagang beras yang menyerap hasil panen tersebut karena belum ada regulasi itu,” ujar dia.

Perihal belum disertifikasinya padi varietas Borang karena tidak ada penemunya, lanjut Ono Surono, maka menjadi tanggungjawab dari pemerintah untuk melakukan sertifikasi.

Selain itu, Ono Surono juga mendapat informasi bahwa sebenarnya varietas Borang ini sudah menjadi pembahasan dari Kementan RI, Borang ini disebut dengan nama Inpari 44.

“Itu sudah ada proses sebelumnya, sehingga dari Direktur Hasil Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan tadi menyampaikan hari Senin akan turun kembali ke Indramayu berserta tim,” ujarnya.

Kegiatan itu, lanjut Ono Surono dalam rangka memproses lebih lanjut untuk sertifikasi padi varietas Borang.

Ono Surono juga meminta agar pemerintah bisa membantu label produk beras varietas Borang ini.

Termasuk mendorong agar varietas Borang ini bisa masuk dalam program Pasar Tani Kementan RI. Dengan harapan, beras hasil produksi padi varietas Borang bisa disosialisasikan dengan baik ke seluruh Indonesia.

“Sehingga varietas Borang ini bisa terkenal ke mana-mana, hingga ke Sumatera, Sulawesi, Papua,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here