Beranda Berita Ketut Kariyasa Berikan Pengetahuan Pencegahan Stunting Kepada Puluhan Siswi SMA di Karangasem

Ketut Kariyasa Berikan Pengetahuan Pencegahan Stunting Kepada Puluhan Siswi SMA di Karangasem

124
0

BKKBN Provinsi Bali berikan pengetahuan tentang pencegahan stunting kepada puluhan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Karangasem.

Peserta dari kalangan siswi ini sengaja dilibatkan dalam upaya pencegahan stunting dari hulu yang dilakukan BKKBN Provinsi Bali, mengingat Karangasem memiliki prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Bali pada angka 22,9 persen.

“Salah satu penyebab stunting selain pemahaman yang kurang terhadap stunting itu sendiri, juga banyak diakibatkan oleh pernikahan usia dini dan kehamilan dengan anemia. Oleh karena itu, remaja harus mengimplementasikan penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR) untuk mewujudkan keluarga berkualitas yang bebas dari stunting, ” kata Koordinator Bidang KSPK, BKKBN Provinsi Bali, Ketut Aryana Gupta dalam sosialisasi yang berlangsung di aula kantor Desa Bebandem, Sabtu (17/12/2022).

Dalam sosialisasi tersebut, BKKBN juga menggandeng Anggota komisi IX DPR RI, I Ketut Kariyasa Adnyana. Di sana, Kariyasa juga memberikan pemahaman kepada peserta agar jangan sampai menikah muda, karena memang salah satu penyebab stunting ialah menikah muda.

“Kita berikan pemahaman karena mencegah stunting juga harus dilakukan dari hulu, melalui siswi – siswi ini, kita berharap turut serta berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam mensosialisasikan pencegahan stunting,” ujarnya.

Kariyasa meyakini dengan gencarnya kegiatan sosialisasi turun ke kabupaten dan desa dengan angka stunting nya tinggi, Ia optimis melalui pemahaman-pemahaman yang diberikan angka stunting di Provinsi Bali dan kabupaten perlahan akan menurun.

“Angka stunting di Provinsi Bali sekitar 10,9 persen. Namun fenomen di Karangasem yang hampir mencapai 23 persen tentu harus ditindaklanjuti dengan serius, karena target di Bali ke depan angka stunting turun dibawah 2 digit dan ini juga menjadi program utama nasional, ” terang Kariyasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here