Beranda Berita Jangan Tergantung Pabrik, Pembudidaya Ikan Dilatih Membuat Pakan Mandiri

Jangan Tergantung Pabrik, Pembudidaya Ikan Dilatih Membuat Pakan Mandiri

196
0

Sebanyak 100 orang perwakilan dari para peternak dan pembudidaya ika di Kabupaten dan Kota Magelang, mengikuti pelatihan pembuatan pakan ikan berbahan baku lokal bagi masyarakat dari Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan RI. Pelatihan dilakukan di Balai Desa Deyangan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, selama dua hari mulai Senin hingga Selasa 18-19 April 2022.

Pelatihan dibuka secara langsung oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina SE, MBA, Senin (18/4/2022). “Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas pakan ikan. Apalagi, bahan bakunya juga sangat mudah didapatkan, mayoritas berasal dari sekitar kita. Di sisi lain, semoga juga akan menambah ilmu dan ketrampilan para peternak dan pembudidaya ikan diwilayah ini,” katanya.

Hal yang lain, kata Vita, melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para peternak dan pembudidaya ikan. “Dengan ketrampilan yang didapat selama dua hari pelatihan ini, kami harapkan bisa dipergunakan untuk menambah pemasukan para peserta. Yang terpenting, tentu dapat menekan biaya operasional para peternak dan pembudidaya ikan, khususnya dari pakan. Selama ini, mereka selalu mengeluhkan soal harga pakan ikan yang mahal,” ungkapnya.

Terakhir, pihaknya berharap melalui pelatihan ini, bisa membantu pemerintah terutama dalam menangani stunting. Dimana kalau pakan ikan berkualitas, tentu ikan yang dihasilkan juga berkualitas. “Kalau ikan yang dihasilkan berkualitas dari sisi gizinya, tentu jika diberikan kepada konsumen atau kita apalagi kepada orang yang stunting, tentu juga akan memperbaiki gizi kita,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Joni Indarto mengatakan, masalah bagi peternak ikan adalah masalah harga pakan ikan yang terus meningkat. “Dengan pelatihan ini, mereka bisa membuat pakan mandiri. Mereka juga bisa mengetahui komposisi yang pas dalam membuat pakan ikan. Namun diharapkan, ketrampilan yang didapatkan ini, dapat ditindanjuti. Jadi tidak akan muspro,. Syukur bisa ditingkatkan untuk menambah pemasukan peternak. Disisi lain juga akan meningkatkan kualitas ikan di Magelang,” imbuhnya.

Sedang Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan RI, Dr Lili Aprilia Pregiwati melalui during, berharap pelatihan ini bisa meningkatkan produksi ikan lokal yang berkualitas, pengembangan skala pasar, meningkatkan kesejahteraan peternakan dan partisipasi warga. “Kami berkewajiban meningkatkan SDM dan pengetahuan serta ketrampilan peternak. Pakan merupakan kompoten penting dalam pengembangan perikanan. Oleh karena itu, pakan harus diberikan seefisien mungkin dan tentu yang berkualitas,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here