Beranda Uncategorized Sekjen PDI Perjuangan: Ibu Megawati Dukung Dokter Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Sekjen PDI Perjuangan: Ibu Megawati Dukung Dokter Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

330
0

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendukung usulan agar dokter Soeharto yang dulunya dokter pribadi Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta menjadi pahlawan nasional.

“PDI Perjuangan, juga dari Ibu Megawati Soekarnoputri secara khusus, memberikan dukungan sepenuhnya atas upaya memperjuangkan dokter Soeharto sebagai pahlawan nasional,” kata Hasto di Jakarta, dalam Seminar Nasional Pengusulan Pahlawan Nasional dr Soeharto, Selasa (22/2/2022).

Dalam seminar yang digelar secara hybrid tersebut, Hasto menyebutkan, semasa hidupnya, dokter Soeharto bukan hanya seorang dokter pejuang. Tapi juga seorang pemimpin yang negarawan.

“Keteladanan beliau luar biasa. Selama ini banyak tidak terungkap karena beliau memang sosok yang rendah hati, tapi sosok yang dipercaya Bung Karno,” paparnya.

Hasto menambahkan, keterlibatan dokter Soeharto dalam perjuangan kemerdekaan tidak diragukan lagi. Menurutnya, dia turut aktif di Jong Java dan Jong Islamiten Bond hingga ikut menghadiri Sumpah Pemuda pada 1928.

Dokter Soeharto, lanjut Hasto, juga sering menjalankan tugas rahasia dari Bung Karno. Salah satunya ketika Soeharto bersama Bung Karno, Bung Hatta, dan Radjiman Wediyodiningrat terbang ke Vietnam untuk menemui pimpinan militer Jepang.

Hasto menyebutkan, Soeharto juga merupakan sosok yang membantu Bung Karno dalam mengonsolidasikan negara dengan mengatur pertemuan antara Bung Karno dan tokoh bangsa lainnya, termasuk Tan Malaka.

“Yang menjadi daya semangat dari Bung Karno di dalam menghadapi situasi yang tidak mudah, yang sangat sulit, serta menjadi utusan khusus bertemu dengan sosok yang sangat penting dalam seluruh perjuangan Bung Karno,” ujar dia.

Selain itu, dari rekam sejarah, dokter Soeharto bisa bertindak sebagai diplomat, dengan memahami isu dan kemampuan komunikasinya. Kemampuan menggalang ketika Jakarta dalam situasi gawat akibat kedatangan pasukan sekutu diboncengi dengan tentara Belanda,

“Dia melakukan komunikasi-komunikasi politik yang sangat baik dengan pimpinan panglima sekutu terutama yang berasal dari India,” bebernya.

Hasto juga mengungkapkan, dokter Soeharto merupakan saksi kunci di dalam merancang kemerdekaan Indonesia. Suatu hal yang membuktikan bahwa Indonesia adalah pejuang dan berani menghadapi situasi tidak mudah.

“Di sini dokter Soeharto menjadi saksi penting terhadap sikap Bung Karno yang selalu menekankan persatuan dan kesatuan bangsa dengan menegaskan pentingnya menggunakan kekuatan Jepang di dalam menghadapi Belanda yang mendompleng sekutu tersebut,” sebut Hasto.

Selain itu, melihat bagaimana dokter Soeharto terlibat langsung di dalam detik-detik Proklamasi sekaligus mengoreksi bagaimana kaum muda progresif yang sejak awal mengecam Bung Karno dan Bung Hatta atas sikapnya yang lunak terhadap Jepang serta mendorong Indonesia merdeka justru sebagian besar tidak hadir pada saat pembacaan Proklamasi Kemerdekaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here