Beranda Berita Ganjar: Butuh Protokol Khusus Bagi Klaster Pesantren

Ganjar: Butuh Protokol Khusus Bagi Klaster Pesantren

350
0

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa perlu adanya penerapan protokol khusus dan Kerjasama antar pemerintah dengan para ulama dalam menangani klaster Covid-19 di sejumlah pondok pesantren.

“Kuncinya ada di para kiai, nyai, sesepuh, kemudian peran Kemenag menjadi penting, ulama bisa bertemu untuk sama-sama buat aturan protokol di pesantren. Nah setelah itu nanti akan kita ketahui kekurangannya apa, ya mari pemerintah membantu, maka butuh kerja sama, antara pengelola ponpes dengan pemerintah,” kata Ganjar.

Potensi terkait penyebab penularan virus juga penting untuk diketahui oleh masyarakat di lingkunggan pondok pesantren hingga butuh kader yang dilatih untuk memberikan edukasi dan menambah literasi.

Bukan hanya itu, munculnya ketakutan pada masyarakat pesantren mengenai stigma orang yang terpapar COVID-19 juga harus segera diubah. “Ini penting karena kalau enggak akan menjadi keresahan, maka kita mesti jaga perasaan dan kepada para ulama-ulama, memang penting untuk kita bicara,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan Covid-19 di pondok pesantren perlu dilakukan dengan cepat mengingat lokasi tersebut bisa saja menjadi klaster baru.

“Sebenarnya itu terjadi ya sama kayak di kantor juga, maka jangan kemudian diberikan stempel-stempel yang berlebihan, maka kita siap untuk membantu,” katanya.

Ganjar menyebutkan pengecekan penerapan protokol kesehatan terus dilakukan hingga saat ini, bahkan secara khusus, Gerakan Jogo Santri terus digencarkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Sementara itu, Gus Yasin, sapaan akrab Wagub Jateng, meminta pihak terkait tidak memulangkan para santri pondok pesantren di beberapa kabupaten yang menjadi klaster baru COVID-19 guna mengantisipasi meluasnya penyebaran ke daerah lain.

“Kalau dipulangkan, khawatirnya mereka akan memberikan penyebaran di kampungnya masing-masing. Tahan dulu, jangan dipulangkan begitu saja, laporkan ke kami, kami akan bantu apa yang diperlukan pondok pesantren dalam rangka penanganan ini,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here