Beranda Berita PDIP Anggap PSBB DKI Jakarta Percuma Diperpanjang

PDIP Anggap PSBB DKI Jakarta Percuma Diperpanjang

309
0

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono menganggap langkah Pemprov DKI Jakarta memperpanjang PSBB Transisi berulang kali cenderung sia-sia karena tidak berhasil mengurangi laju penularan virus corona (Covid-19).

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta baru saja memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi hingga 10 September mendatang.

“PSBB fase 4 tidak membawa signifikansi karena pengawasan rendah. Maka bahwasanya mau diperpanjang sampai kapan pun selama pengawasan tidak ketat ya sia-sia,” kata Gembong

Gembong pun menilai bahwa Guebernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus memperketat pengawasan jika ingin menanggulangi penularan virus. Sejauh ini, masih banyak perkantoran yang melanggar protokol kesehatan sehingga menyebabkan angka penularan tak kunjung menurun drastis.

“Kuncinya pelaksanaan pengawasan di lapangan harus ketat. PSBB transisi kan 50 persen di kantor. Pelaksanaan di lapangan apakah sudah sudah sesuai Pergub ini? Kan yang lemah di sisi itunya,” kata Gembong.

Ia pun meminta agar pemprov DKI Jakarta tidak menjadikan denda pelanggaran sebagai patokan capaian pengawasan yang dilakukan. Satu-satunya patokan yang keberhasilan kebijakan hanya pada penurunan angka kasus Covid-19. Pemprov DKI Jakarta telah menerima uang denda Rp2,7 miliar per 24 Agustus dari masyarakat dan tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan.

“Orientasi apakah mau cari duit apa atau penyadaran penuh. Kalau orientasi duit bisa dikatakan berhasil. Kalau berhasil berarti sudah tidak ada pelanggaran,” ungkap Gembong.

Pemprov DKI pun memperpanjang PSBB transisi hingga 10 September mendatang. Keputusan Anies melanjutkan PSBB tak lepas dari penambahan kasus positif Covid-19 di Ibu Kota yang terus terjadi. Peningkatan kasus positif baru sempat mencatatkan rekor, yakni pada 1.114 kasus baru pada Minggu, 30 Agustus. Jumlah kasus baru dalam beberapa hari sebelumnya pun tergolong tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here